Ramadan Perdana: Tanah Abang Diserbu Pemburu Busana!

Author Image

Hadi Wibawa

25 Februari 2026, 08:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Suasana awal Ramadan di Ibu Kota langsung diwarnai hiruk pikuk perburuan busana Lebaran. Pasar Tanah Abang, pusat grosir terbesar di Jakarta, pada Selasa (24/2/2026) pagi, telah ‘diserbu’ ribuan warga yang tak ingin ketinggalan mode dan harga terbaik untuk menyambut Idulfitri.

Sejak fajar menyingsing, geliat transaksi jual beli sudah terasa kencang. Lorong-lorong pasar, khususnya di depan Pusat Grosir Metro Tanah Abang (PGMTA), Blok A, dan Blok B, berubah menjadi lautan manusia. Kantong-kantong belanja berisi aneka pakaian terlihat silih berganti dibawa oleh para pengunjung, menandakan lonjakan antusiasme yang signifikan meski Ramadan baru memasuki hari-hari pertama.

Ramadan Perdana: Tanah Abang Diserbu Pemburu Busana!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Area khusus busana muslim menjadi magnet utama. Kios-kios yang menawarkan koleksi gamis terbaru, baju koko, mukena, hingga setelan seragam keluarga, tak henti-hentinya didatangi pembeli. Banyak di antara mereka yang sengaja datang lebih awal, beralasan ingin menghindari kenaikan harga yang lazim terjadi serta kepadatan luar biasa menjelang puncak perayaan Idulfitri.

Tidak hanya pembeli individu, para pedagang eceran dari berbagai penjuru daerah juga terlihat memborong stok barang dalam jumlah besar untuk dijual kembali di kota asal mereka. Untuk memikat lebih banyak pelanggan, sejumlah toko gencar memasang spanduk diskon dan promo spesial Ramadan. Para pelayan toko pun tampak ekstra sigap, melayani setiap pembeli yang sibuk memilih dan mencoba busana impian mereka.

Fenomena lonjakan pengunjung di awal bulan suci ini secara gamblang menunjukkan betapa tingginya kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan segala kebutuhan Lebaran jauh-jauh hari. Para pelaku usaha di Tanah Abang pun menyambutnya dengan optimisme, berharap geliat ekonomi ini akan terus berlanjut dan bahkan meningkat signifikan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, didorong oleh peningkatan daya beli masyarakat.

Related Post