Geger SPBU Shell Kosong! Bahlil: Negara Urus Semua!

Author Image

Hadi Wibawa

21 Maret 2026, 08:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell menjadi sorotan publik. Menanggapi situasi ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan respons tegas, menekankan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melayani seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya satu kelompok tertentu.

Bahlil menegaskan bahwa entitas bisnis swasta, termasuk Shell, diharapkan untuk melakukan negosiasi business to business (B2B) guna mengamankan pasokan BBM. "Negara itu hadir bukan mengurus satu kelompok, satu kelompok. Negara itu hadir untuk mengurus semuanya," ujar Bahlil di Kementerian ESDM pekan ini, seperti dikutip Redaksibengkulu.co.id.

Geger SPBU Shell Kosong! Bahlil: Negara Urus Semua!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ia menambahkan, bagi badan usaha yang ingin terus beroperasi dan memastikan ketersediaan stok, kolaborasi dengan badan usaha lain adalah kunci. Pernyataan ini secara implisit merujuk pada arahan pemerintah sebelumnya yang meminta semua operator SPBU swasta untuk bernegosiasi dengan Pertamina sebagai pemasok potensial.

Sementara itu, Shell Indonesia melalui situs resminya telah mengumumkan bahwa produk BBM mereka saat ini tidak tersedia. "Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami," demikian bunyi pengumuman tersebut. Shell juga menyatakan sedang berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM untuk tahun 2026, sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Situasi ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, serta menegaskan posisi pemerintah sebagai regulator yang memastikan pemerataan layanan bagi seluruh warga.

Related Post