TERBONGKAR! KKP & Brimob Bersatu Jamin Ikan Bebas Radiasi!

Redaksibengkulu.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengambil langkah tegas untuk memastikan seluruh produk perikanan nasional aman dari potensi kontaminasi zat radioaktif. Sebagai otoritas kompeten di sektor kelautan dan perikanan, KKP kini menggandeng Korps Brimob Polri dalam sebuah sinergi strategis yang bertujuan memperketat pengawasan mutu ikan di Indonesia.

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Langkah penting ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) dengan Korps Brimob Polri. Seremoni penandatanganan berlangsung di Markas Komando Pasukan Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada Kamis (23/4) lalu.

COLLABMEDIANET

Kepala Badan Mutu KKP, Ishartini, menjelaskan bahwa kolaborasi ini akan melibatkan unit khusus dari Brimob, yaitu Pasukan Gegana. Personel Gegana, yang dikenal memiliki keahlian khusus dalam pemindaian dan deteksi radionuklida, akan diterjunkan untuk mendukung tugas-tugas KKP dalam menjaga kualitas produk perikanan.

"Salah satu upaya kami adalah menjalin kerja sama dengan Brimob POLRI yang membawahi unit Pasukan Gegana. Keahlian mereka dalam pemindaian dan deteksi radionuklida sangat vital untuk mendukung tugas pokok dan fungsi Badan Mutu KKP," ungkap Ishartini dalam keterangan resminya, Minggu (26/4).

Ishartini lebih lanjut menjelaskan bahwa PKS antara Brimob dan Badan Mutu KKP ini memiliki nilai strategis yang tinggi. Kerja sama ini tidak hanya mendukung skema sertifikasi bebas radioaktif pada produk perikanan demi menjaga kesehatan masyarakat Indonesia, tetapi juga krusial untuk menjamin keberterimaan produk perikanan Indonesia yang diekspor ke 147 negara di seluruh dunia.

Ruang lingkup PKS yang ditandatangani bersama Komandan Korps Brimob, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., mencakup berbagai aspek penting. Di antaranya adalah pendayagunaan sumber daya manusia dan sarana prasarana untuk pelaksanaan skema sertifikasi bebas radioaktif produk perikanan, pengendalian kontaminasi zat radioaktif, pertukaran data, serta peningkatan kapasitas personel.

Ishartini juga menegaskan bahwa sinergitas lintas sektor yang telah diinisiasi KKP bersama jajarannya telah berhasil meyakinkan komunitas internasional bahwa produk perikanan Indonesia aman dari kontaminasi radioaktif. Salah satu indikasi nyata dari keberhasilan ini adalah kembali diterimanya ekspor udang Indonesia ke pasar Amerika Serikat (AS).

Sejak pertama kali sertifikasi bebas radioaktif diluncurkan pada 31 Oktober 2025 hingga 20 April 2026, Indonesia telah berhasil mengirimkan 3.202 kontainer udang dengan nilai total lebih dari Rp 8 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.462 kontainer udang telah sukses memasuki pasar AS, menunjukkan kepercayaan global yang tinggi terhadap kualitas dan keamanan produk perikanan asal Indonesia.


Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar