Aceh Bangkit! Akses Kuala Simpang Pulih Lebih Cepat

Aceh Bangkit! Akses Kuala Simpang Pulih Lebih Cepat

Redaksibengkulu.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memacu pemulihan akses di Kabupaten Aceh Tamiang pasca-banjir dan longsor yang melanda Aceh. Prioritas utama adalah memulihkan konektivitas demi kelancaran distribusi bantuan, mobilitas warga, serta menghidupkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah terdampak.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro, menyatakan bahwa ruas Jalan Kota Langsa hingga Kota Kuala Simpang telah dibersihkan dari lumpur dan material sisa banjir. "Pekerjaan ini dikebut dengan target selesai pada 9 Desember 2025, agar akses antar wilayah kembali normal dan aman," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/12/2025).

Aceh Bangkit! Akses Kuala Simpang Pulih Lebih Cepat
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ruas Jalan Kota Kuala Simpang hingga Batas Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kini sudah fungsional dan dapat dilalui semua jenis kendaraan. Meski genangan air sudah surut, sinyal komunikasi di beberapa titik masih terbatas. BPJN Aceh terus melakukan pembersihan lanjutan dengan mengerahkan 4 excavator, 2 wheel loader, dan 2 motor grader. "Peralatan berat ini fokus membersihkan sisa material, memperbaiki jalan, dan memastikan kualitas layanan jalan terjaga," jelas Heri.

COLLABMEDIANET

Kementerian PU menggandeng BUMN Karya untuk memperkuat dukungan sarana dan prasarana dasar, terutama penyediaan air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat Aceh Tamiang. Bantuan dari Depo Tanjung Morawa, Medan, berupa 2 unit mobile water tank, 20 unit tandon air (Hidran Umum), dan 4 unit dump truck telah dimobilisasi.

Pengiriman tambahan sarpras juga dilakukan melalui Medan, meliputi 2 unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile Setta, 1 unit mobil double cabin, 1 unit mobil sedot tinja, 40 unit HU kapasitas 2.000 liter, 8 unit tenda, 20 unit velbed, serta 10 unit toilet portable. Bantuan ini dimobilisasi bertahap dan terkoordinasi agar segera dimanfaatkan masyarakat dan petugas. Dukungan serupa juga disalurkan ke Kabupaten Langkat berupa 2 unit mobile water tank, 20 unit HU, dan 4 unit DT. "Bantuan ini diharapkan mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih dan mendukung operasional tanggap darurat," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar