Misteri Dana Rp 600 Juta di Indodax: OJK Desak Penjelasan!

Misteri Dana Rp 600 Juta di Indodax: OJK Desak Penjelasan!

Redaksibengkulu.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menanti dengan seksama hasil penelusuran internal dari manajemen Indodax terkait insiden hilangnya dana nasabah yang sempat menghebohkan publik beberapa waktu lalu. Kabar beredar menyebutkan, dana yang raib mencapai angka fantastis, Rp 600 juta. OJK telah mengambil langkah proaktif dengan memanggil pihak Indodax dan memfasilitasi pertemuan guna mengurai benang kusut di balik misteri ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu kejelasan dari penelusuran Indodax. "Sudah kita panggil. Sudah kita fasilitasi. Kelihatannya sedang ditelusuri oleh manajemen Indodax, sebetulnya terkait dengan apa gitu ya. Nah nanti kita dengerin hasilnya nanti, kita sampaikan kalau sudah ada kejelasan," ujar Hasan kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Misteri Dana Rp 600 Juta di Indodax: OJK Desak Penjelasan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hasan menambahkan, kompleksitas kasus ini terletak pada adanya dua versi cerita yang berbeda, baik dari sisi nasabah yang terdampak maupun dari pihak pengurus Indodax. "Karena masih ada dua versi kan, dari sisi nasabah maupun dari sisi pengurus Indodax, tapi sudah kita panggil kemarin," jelasnya. Meski demikian, Indodax telah memastikan kepada OJK bahwa tidak ada aset nasabah yang dirugikan secara sistemik, dan manajemen platform aset kripto tersebut menunjukkan sikap kooperatif dalam proses penyelesaian kasus.

COLLABMEDIANET

Ketika ditanya mengenai total pasti dana member yang hilang, Hasan mengaku OJK belum mendapatkan angka konkret. "Belum dapet kita (angkanya). Karena masih penelusuran itu. Nanti kita dengerin dari manajemen Indodax ya. Pengawas sudah panggil dan sudah ada pertemuan untuk fasilitasi," imbuhnya, menekankan bahwa fokus saat ini adalah pada proses investigasi.

Sementara itu, dari pihak Indodax, CEO William Sutanto sebelumnya telah memberikan pernyataan terkait insiden ini. Menurut William, kejadian tersebut bukan disebabkan oleh kelemahan internal sistem Indodax, melainkan akibat faktor eksternal seperti phishing, malware, atau metode social engineering yang secara spesifik menargetkan perangkat maupun kredensial pribadi pengguna. Pernyataan ini disampaikan pada Senin (29/12/2025).

William mengakui bahwa isu keamanan akun merupakan hal yang sangat sensitif dan menjadi perhatian utama bagi para pengguna platform investasi aset kripto. Oleh karena itu, Indodax berkomitmen penuh untuk mendampingi para member yang terdampak. Manajemen Indodax juga telah proaktif menghubungi setiap member yang mengalami kerugian satu per satu guna melakukan penelusuran lanjutan berdasarkan kronologi masing-masing kasus.

"Keamanan pengguna selalu menjadi prioritas kami. Dari hasil penelusuran awal, indikasi yang muncul mengarah pada akses ilegal dari faktor eksternal. Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk mendampingi para member yang terdampak dan menindaklanjuti setiap kasus secara menyeluruh," jelas William dalam keterangan tertulisnya. Publik kini menantikan hasil akhir dari penelusuran Indodax yang akan menjadi kunci untuk mengungkap kebenaran di balik raibnya dana ratusan juta rupiah tersebut.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar