Nasib Mobil Listrik Impor di Ujung Tanduk!

Nasib Mobil Listrik Impor di Ujung Tanduk!

Redaksibengkulu.co.id – Kabar mengejutkan datang dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Insentif impor mobil listrik yang selama ini dinikmati sejumlah pabrikan terancam berakhir di penghujung tahun 2025. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Pertahanan Kemenperin, Mahardi Tunggul Wicaksono, menyatakan belum ada pembahasan resmi antar kementerian terkait kelanjutan kebijakan tersebut.

"Sampai saat ini belum ada rapat atau pertemuan dengan kementerian/lembaga lain membahas keberlanjutan insentif ini," tegas Tunggul dalam diskusi Forum Wartawan (Forwin) di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025). Dengan demikian, Tunggul mengindikasikan insentif yang tertuang dalam Peraturan Menteri Investasi Nomor 6 tahun 2023 junto Nomor 1 Tahun 2024 akan berakhir sesuai regulasi yang berlaku.

Nasib Mobil Listrik Impor di Ujung Tanduk!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hal ini tentu menjadi pukulan bagi sejumlah pabrikan mobil listrik seperti BYD dan VinFast yang selama ini mengandalkan insentif tersebut untuk memasarkan produk Completely Built Up (CBU) mereka di Indonesia. Insentif ini memungkinkan mereka mengimpor mobil listrik tanpa menanggung beban penuh bea masuk dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), sehingga harga jual menjadi lebih kompetitif.

COLLABMEDIANET

Namun, kemudahan ini diiringi kewajiban. Pabrikan wajib memenuhi sejumlah komitmen, termasuk membayar bank garansi sebagai jaminan keuangan. Jika gagal memenuhi kewajiban investasi dan produksi lokal sesuai ketentuan – yakni komitmen produksi 1:1 mulai Januari 2026 hingga Desember 2027 (jumlah produksi lokal harus sama dengan jumlah impor) – pemerintah berhak mencairkan jaminan tersebut.

Ketidakpastian ini menimbulkan pertanyaan besar: Akankah harga mobil listrik CBU melonjak drastis di tahun depan? Nasib mobil listrik impor di Indonesia kini berada di ujung tanduk, menunggu kepastian dari pemerintah.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar