Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – PAM Jaya dinobatkan sebagai garda terdepan dalam penyediaan akses air bersih di Ibu Kota. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini terus menunjukkan komitmennya untuk mencapai target ambisius, yaitu cakupan pelayanan 100% pada tahun 2030. Atas dedikasi dan kinerja yang luar biasa ini, PAM Jaya meraih penghargaan bergengsi dari redaksibengkulu.co.id Awards 2025 sebagai "Penopang Akses Layanan Air Bersih Perkotaan". Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara meriah di The Westin Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Sejumlah langkah strategis telah diambil PAM Jaya untuk mewujudkan visinya. Peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pesanggrahan menjadi bukti nyata komitmen tersebut. IPA berkapasitas 750 liter per detik (lpd) ini mampu memenuhi kebutuhan air minum perpipaan bagi warga di tiga kecamatan, yaitu Pesanggrahan, Kebayoran Lama, dan Kembangan. Teknologi canggih diterapkan dalam proses pengolahan air, mulai dari aerasi hingga filtrasi dengan rapid sand filter berbahan pasir silika. Sistem online monitoring juga terpasang untuk memastikan kualitas dan kuantitas air terjaga, serta otomasi penuh dalam proses pengolahan dan distribusi yang terintegrasi dengan aplikasi monitoring PAM Jaya. Hebatnya lagi, IPA Pesanggrahan mengusung konsep Zero Waste dengan mendaur ulang air pencucian filter dan mengelola lumpur menggunakan teknologi sludge dewatering.
Tidak hanya itu, PAM Jaya juga meluncurkan aplikasi LAPOR PAM yang memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai layanan. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat melaporkan gangguan, memantau status laporan, melihat tagihan, dan mendapatkan informasi terbaru dari PAM Jaya. Inovasi lainnya adalah Mobile Laboratorium PAM LAB, sebuah laboratorium bergerak yang memungkinkan pengujian kualitas air secara cepat dan akurat langsung di lapangan.

Related Post
Selain inovasi layanan, PAM Jaya terus berupaya memperluas cakupan sambungan air bersih. Hingga Oktober 2025, perusahaan telah memasang sekitar 130 ribu sambungan, sehingga cakupan layanan mencapai 75%. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 68 ribu sambungan. Dengan berbagai upaya yang dilakukan, PAM Jaya semakin memantapkan posisinya sebagai penopang utama akses air bersih bagi warga Jakarta.








Tinggalkan komentar