Redaksibengkulu.co.id – PT Pertamina Gas (Pertagas) mengonfirmasi insiden kebocoran pipa gas di wilayah Babelan, Bekasi, yang terjadi pada Minggu (7/6) sore sekitar pukul 16.50 WIB. Insiden ini, menurut keterangan resmi Pertagas, diduga kuat dipicu oleh aktivitas pemasangan pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) Cikampek Plumpang di area tersebut. Tim Tanggap Darurat Pertagas bersama sejumlah pihak terkait segera bergerak cepat ke lokasi untuk penanganan dan pengamanan area.
Kebocoran pipa gas yang berlokasi di area milik Pertamina EP tersebut menjadi perhatian serius. Indikasi awal menunjukkan bahwa gangguan pada integritas pipa gas terjadi saat proses instalasi pipa BBM sedang berlangsung, memicu kekhawatiran akan potensi risiko yang lebih luas bagi lingkungan sekitar dan masyarakat.

Menanggapi situasi darurat ini, Pertagas segera mengimplementasikan langkah-langkah strategis dan mitigasi. Koordinasi intensif dilakukan dengan tim pemadam kebakaran setempat serta berbagai pihak berwenang di lokasi. Tujuan utama adalah memastikan area sekitar kebocoran aman, terkendali, dan steril dari aktivitas yang tidak relevan demi kelancaran proses penanganan.
Also Read
Berita baiknya, upaya penanggulangan membuahkan hasil. Pertagas melaporkan bahwa kebocoran gas dari pipa berhasil ditangani secara efektif pada pukul 18.15 WIB di hari yang sama. Setelah kebocoran teratasi, langkah selanjutnya adalah penghentian aliran gas secara total untuk mengisolasi titik kerusakan dan mencegah potensi risiko lanjutan yang tidak diinginkan.
Saat ini, fokus Pertagas beralih pada upaya pemulihan infrastruktur secara intensif. Situasi di lokasi kejadian akan terus dipantau secara ketat untuk memastikan tidak ada lagi potensi bahaya. Pertagas menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan seluruh personel yang terlibat dalam penanganan insiden ini menjadi prioritas utama yang tidak dapat ditawar.




