Rahasia Pertamina EP Panen Cuan Rp 23,8 M: Teknologi Tanpa Bongkar!

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – PT Pertamina EP, anak perusahaan Subholding Upstream Pertamina, berhasil mencetak keuntungan fantastis senilai Rp 23,8 miliar. Keberhasilan ini tak lepas dari inovasi teknologi mutakhir bernama Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology (QORD TECH). Menurut Kuwat Riyanto, Facility Manager OGT Field Pertamina EP Zona 7, teknologi ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi operasional yang tidak hanya efektif dan efisien, tetapi juga berbasis kebutuhan lapangan. Pernyataan ini disampaikannya pada Rabu (27/5/2026).

QORD TECH sendiri merupakan terobosan analisis diagnostik yang memungkinkan deteksi kondisi internal komponen metering gas tanpa perlu membongkar peralatan. "Inovasi ini dirancang untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi diagnostik metering gas. Selain meningkatkan keandalan sistem pengukuran, QORD TECH juga memberikan nilai tambah signifikan melalui efisiensi operasional dan optimalisasi kinerja perusahaan," jelas Kuwat Riyanto.

Rahasia Pertamina EP Panen Cuan Rp 23,8 M: Teknologi Tanpa Bongkar!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di lapangan Oil & Gas Transportation (OGT) Pertamina EP Zona 7, yang bertanggung jawab mendistribusikan gas ke 43 titik konsumen dengan nilai produk mencapai US$ 926,79 per hari, tim operasional menghadapi tantangan dalam inspeksi dan pemeliharaan sistem metering gas. QORD TECH hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan metode yang lebih efektif, cepat, dan efisien.

Dengan mengandalkan analisis berbasis sensor dan pemodelan sistem yang canggih, QORD TECH memungkinkan operator dan teknisi mengidentifikasi kondisi internal komponen yang sebelumnya sulit dijangkau secara langsung. Teknologi ini tidak hanya mendukung digitalisasi dan inovasi perusahaan, tetapi juga secara drastis meningkatkan keandalan pengukuran gas sesuai standar industri migas. Hasilnya, tingkat kesalahan pengukuran orifice gas metering berhasil ditekan dari kisaran 0,8-0,9% menjadi hanya 0,1%.

Peningkatan akurasi ini bukan sekadar angka, melainkan fondasi bagi optimalisasi operasional dan efisiensi perusahaan. Lebih dari itu, inovasi QORD TECH secara langsung menyumbang peningkatan pendapatan perusahaan sebesar Rp 23,8 miliar. Ditambah dengan penghematan biaya operasional sebesar Rp 1,4 miliar, total nilai tambah yang dihasilkan dari teknologi ini mencapai angka fantastis Rp 25,2 miliar.

Pengembangan QORD TECH melalui serangkaian tahapan ketat, mulai dari analisis mendalam, pemodelan sistem, perakitan sensor, hingga kalibrasi presisi, memastikan kinerja optimal dan keandalan sistem. Keunggulan teknologi ini juga telah diakui secara internal melalui Technical Guideline for the Use of Portable QORD TECH-Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology (TKPA No. D04-014/PEP80000/2025-S9). Puncaknya, QORD TECH sukses meraih Platinum Award untuk kategori Best Project Collaboration dalam ajang bergengsi Upstream Improvement & Innovation Award 2025.

Melalui inovasi disruptif seperti QORD TECH, Pertamina EP tidak hanya membuktikan komitmennya terhadap transformasi digital, tetapi juga memperkuat budaya inovasi di seluruh lini perusahaan. Langkah ini krusial dalam mendukung operasional hulu migas yang tidak hanya selamat dan andal, tetapi juga efisien dan berkelanjutan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *