Sarjana Ternak Ini Sulap Bengkel Jadi Raksasa, Kuncinya Ada di Sini!

Author Image

Hadi Wibawa

5 Juni 2026, 02:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Kisah inspiratif datang dari I Wayan Sutama, seorang sarjana peternakan yang berhasil menaklukkan kerasnya dunia bisnis otomotif. Melalui ketekunan, strategi adaptif, dan dukungan krusial dari Yayasan Astra, bengkel Autotama Pria miliknya di Karangasem, Bali, kini menjelma menjadi usaha yang kokoh dengan rencana ekspansi berkelanjutan.

Awalnya, Sutama berkecimpung di sektor pertanian dan peternakan, sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Namun, prinsip ekonomi untuk tidak bergantung pada satu bidang saja, ditambah hobinya memperbaiki mobil keluarga, mendorongnya mengambil langkah berani. Pada tahun 2004, dengan segala keterbatasan pengetahuan otomotif, ia memberanikan diri membuka bengkel mobil.

Sarjana Ternak Ini Sulap Bengkel Jadi Raksasa, Kuncinya Ada di Sini!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Perjalanan awal Autotama jauh dari kata mulus. Dimulai dengan empat karyawan – satu administrasi dan tiga mekanik – Sutama harus menghadapi kenyataan pahit. Ia terpaksa memberhentikan kepala mekanik karena kecurangan, yang ironisnya diikuti oleh seluruh mekanik lainnya. "Saya berhentikan kepalanya, ternyata gerbongnya dia juga ikut berhenti," kenang Sutama. Ia pun harus memulai kembali dari nol. Tak lama berselang, tantangan serupa kembali menghantam; kepala bengkel yang baru direkrut justru pindah ke kompetitor, lagi-lagi membawa serta timnya. Selama kurang lebih empat tahun, Sutama merasakan pahitnya jatuh bangun dalam mengelola bisnis bengkelnya.

Titik balik krusial datang saat Sutama, dalam upayanya mencari solusi, menemukan sebuah buku tentang manajemen bengkel roda empat. Buku itu secara spesifik mengulas peran Yayasan Astra. Tanpa ragu, pada tahun 2009, Sutama mengirimkan email ke Yayasan Astra, sebuah langkah yang kemudian mengubah arah bisnisnya. Respons positif datang, membuka pintu bagi mekaniknya untuk mengikuti pelatihan intensif di Yayasan Astra. Setahun kemudian, pada 2010, karyawan Sutama juga berkesempatan mendalami pelatihan manajemen bengkel mobil.

Sejak tahun 2010, Bengkel Autotama resmi menjadi binaan Yayasan Astra. Kemitraan ini tidak hanya membekali karyawan dengan keahlian teknis dan manajerial, tetapi juga membuka akses Sutama pada jaringan mitra bisnis serta pasokan suku cadang melalui distributor resmi Astra. Dampaknya terasa signifikan. "Jadi mulai 2009 saya mulai ada kenaikan," ungkap Sutama. Peningkatan ini memicu ekspansi. Cabang pertama berhasil dibuka pada 2013, disusul cabang kedua pada 2017. Dengan 49 karyawan yang kini bekerja di bawah naungannya, Sutama optimis menargetkan pembukaan cabang baru lagi pada tahun 2026.

Kisah I Wayan Sutama adalah cerminan nyata bahwa keberanian untuk berinovasi, ketahanan menghadapi rintangan, dan kemauan untuk belajar serta berkolaborasi dengan pihak strategis seperti Yayasan Astra, adalah resep ampuh untuk mengubah sebuah mimpi bisnis menjadi kenyataan yang sukses dan berkelanjutan.

Related Post