TAK DISANGKA! Strategi Pertamina Atasi Sungai Dangkal Kalbar

Author Image

Hadi Wibawa

16 Februari 2026, 02:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil langkah sigap untuk memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, serta wilayah sekitarnya tetap aman. Tindakan ini menyusul adanya pendangkalan signifikan pada alur sungai yang menjadi jalur vital, sehingga mengganggu proses sandar dan bongkar muat di Fuel Terminal Sintang.

Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menjelaskan bahwa untuk menjaga kelancaran suplai, pihaknya kini memaksimalkan distribusi melalui Integrated Terminal (IT) Pontianak. Selain itu, penyesuaian ritase mobil tangki dan jadwal pengiriman juga dilakukan secara cermat. "Penyesuaian ini memang berdampak pada waktu tempuh pengiriman yang relatif lebih panjang," ujar Edi. Wilayah yang merasakan dampak perubahan ini meliputi Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, dan Sanggau.

TAK DISANGKA! Strategi Pertamina Atasi Sungai Dangkal Kalbar
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meski demikian, Edi Mangun menjamin kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi. "Secara keseluruhan, dukungan suplai dari Fuel Terminal Sintang dan Integrated Terminal Pontianak diperkuat dengan kapasitas angkut total mencapai 529 KL," tegasnya. Senada dengan itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga keandalan pasokan energi di tengah tantangan operasional. "Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi energi berjalan optimal meskipun menghadapi kendala di lapangan," kata Roberth. Ia menambahkan, melalui penguatan suplai dari IT Pontianak dan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, pihaknya berupaya menjaga ketahanan pasokan BBM bagi masyarakat Kalimantan Barat agar tetap aman dan terkendali.

Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap penyaluran BBM, khususnya di lembaga penyalur yang berada di wilayah strategis dan jalur utama. Hal ini bertujuan agar penyaluran BBM di wilayah terdampak dapat berlangsung normal secara bertahap. Masyarakat diimbau untuk selalu membeli BBM di lembaga penyalur resmi dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam distribusi. Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135, email [email protected], maupun media sosial resmi @pertamina135 untuk segera ditindaklanjuti.

Related Post