Redaksibengkulu.co.id – Maskapai penerbangan nasional Turki, Turkish Airlines (THY), menggebrak dunia aviasi dengan pengumuman ambisius: pembangunan terminal kargo dan fasilitas katering dalam penerbangan terbesar di planet ini. Proyek raksasa ini diperkirakan menelan investasi fantastis senilai 100 miliar lira, atau setara dengan sekitar Rp 38,8 triliun (dengan asumsi kurs Rp 388/lira).
Pengumuman yang disampaikan melalui platform media sosial NSosyal milik THY ini, seperti dikutip oleh redaksibengkulu.co.id, tidak hanya menjanjikan infrastruktur megah, tetapi juga dampak ekonomi signifikan. "Investasi dan pembangunan terminal kargo serta fasilitas katering dalam penerbangan ini diproyeksikan akan menciptakan 26.000 lapangan kerja baru," demikian pernyataan resmi Turkish Airlines. Meski lokasi spesifik belum diungkap, Istanbul, yang menjadi rumah bagi dua bandara terbesar di Turki, santer disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk proyek monumental ini.
Sebagai salah satu raksasa di industri penerbangan global, Turkish Airlines memang bukan pemain baru. Maskapai ini telah mengangkut lebih dari 85 juta penumpang dan 2 juta ton kargo setiap tahunnya, membuktikan kapasitas operasionalnya yang luar biasa.

Related Post
Ambisi THY tak berhenti di situ. CEO Bilal Eksi, dalam pernyataannya pada Selasa (30/12/2025), menegaskan visi jangka panjang maskapai. "Kami bertekad menjadi salah satu dari lima maskapai penerbangan teratas di dunia pada tahun 2033," ujar Eksi. Untuk mencapai target tersebut, THY berencana memperluas armadanya secara drastis hingga mencapai 813 pesawat. "Hampir 600 pesawat telah dipesan dan kami memperkirakan armada-armada baru ini akan bergabung dalam 10-12 tahun ke depan," tambahnya.
Hingga akhir tahun 2025, armada Turkish Airlines tercatat berjumlah 514 pesawat, menempatkannya di peringkat kesembilan secara global. Lebih dari itu, maskapai kebanggaan Turki ini juga membanggakan diri sebagai maskapai yang melayani rute ke negara terbanyak di dunia, dengan total 356 destinasi di 132 negara, sebuah jangkauan yang tak tertandingi.
Kinerja operasional THY juga menunjukkan tren positif. Jumlah penumpang yang dilayani maskapai ini meningkat 8,4% dari tahun ke tahun, mencapai 85,3 juta dalam sebelas bulan pertama tahun 2025. Angka ini bahkan telah melampaui total jumlah penumpang sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebesar 85,2 juta, menggarisbawahi pertumbuhan pesat dan kepercayaan publik terhadap layanan Turkish Airlines.









Tinggalkan komentar