Redaksibengkulu.co.id melaporkan, sebuah fenomena menarik terjadi di Cikini Gold Center, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/3/2026) siang. Meskipun suasana pasar emas terpantau lesu dan jauh dari keramaian khas jelang Lebaran, ada satu jenis emas yang justru menjadi incaran utama para pembeli. Adrian, seorang penjaga toko emas di pusat perbelanjaan tersebut, mengungkapkan detailnya kepada Redaksibengkulu.co.id.
Adrian mengakui bahwa lonjakan penjualan jelang hari raya tahun ini tidak sefantastis tahun-tahun sebelumnya. "Untuk hari ini kenaikannya nggak terlalu ramai. Paling kalau dibandingkan dengan biasanya, sekarang baru naik sekitar 5-10%. Kalau tahun sebelumnya lebih ramai," ujarnya, membandingkan kondisi saat ini dengan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan transaksi yang minim ini menjadi sorotan, mengingat Lebaran biasanya menjadi puncak perburuan logam mulia.

Di tengah kelesuan tersebut, Adrian membeberkan jenis emas yang paling banyak dicari. Pembeli, khususnya menjelang Lebaran, lebih condong pada logam mulia berukuran kecil hingga sedang. "Gramasi 0,5 gram, 1 gram, sampai 10 gram itu yang paling banyak dicari," jelas Adrian. Ia menambahkan, pola pembelian unik juga terlihat: banyak konsumen yang memilih membeli beberapa keping emas berukuran kecil, misalnya sepuluh keping 1 gram, ketimbang satu keping besar.
Also Read
Menurut Adrian, pembelian emas dengan gramasi di atas 10 gram memang ada, namun jumlahnya tidak signifikan. Fenomena ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pembeli emas di momen tersebut memiliki tujuan investasi jangka pendek atau persiapan untuk kebutuhan besar di masa depan, seperti membeli rumah atau biaya pernikahan. "Membeli emas berukuran kecil dalam jumlah banyak memiliki keuntungan dan kekurangannya sendiri, sangat bergantung pada tujuan pembelian emas tersebut," pungkasnya, memberikan perspektif seorang ahli di industri emas.




