Terungkap! Prabowo Balas Tudingan MBG Hambur Uang

Author Image

Hadi Wibawa

14 Februari 2026, 08:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Presiden terpilih Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara mengenai program prioritasnya, Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kerap menjadi sorotan publik. Ia mengungkapkan adanya kampanye sistematis yang berupaya mendiskreditkan program tersebut, dengan tudingan bahwa MBG hanya merupakan bentuk pemborosan anggaran negara. Prabowo dengan tegas membantah penilaian negatif ini.

"Kami melaksanakan program ini dan menghadapi kampanye luar biasa yang berusaha menjelek-jelekkan, menyebut saya menghambur-hamburkan uang," tegas Prabowo dalam sambutannya saat peresmian Sekolah Polisi Pengembangan Gabungan (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (13/2/2026).

Terungkap! Prabowo Balas Tudingan MBG Hambur Uang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Prabowo mengklarifikasi bahwa pendanaan MBG bukanlah dari penambahan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) baru, melainkan berasal dari hasil efisiensi anggaran yang telah ia dan timnya lakukan. Langkah efisiensi ini, lanjutnya, bertujuan utama untuk menutup celah kebocoran anggaran yang selama ini berpotensi disalahgunakan. "Padahal uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi. Dari anggaran yang saya dan tim saya yakin kalau tidak kita hemat uang ini akan dimakan oleh korupsi," ujarnya menekankan.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti fenomena budaya birokrasi yang cenderung menghabiskan anggaran untuk kegiatan yang minim manfaat nyata. Ia secara spesifik menyebut praktik rapat di hotel-hotel mewah di luar kota, seminar, konferensi, serta kunjungan-kunjungan yang dianggap tidak esensial. Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan tersebut kini dialihkan secara strategis untuk program-program yang langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat, salah satunya adalah MBG.

"Budaya menghabiskan anggaran, menggelembungkan anggaran, serta melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif dan tidak memberikan manfaat bagi bangsa, negara, dan rakyat, harus dihentikan," pungkas Prabowo, menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan setiap rupiah anggaran demi kesejahteraan rakyat.

Related Post