Terungkap! Sertifikasi Pajak, Senjata Rahasia Fresh Graduate!

Author Image

Hadi Wibawa

12 September 2026, 17:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Di tengah sengitnya persaingan dunia kerja, khususnya bagi para fresh graduate yang mengincar posisi di sektor keuangan dan perpajakan, ijazah saja kini tak lagi menjadi jaminan utama. Sebuah tren baru menunjukkan bahwa sertifikasi pajak bisa menjadi "senjata rahasia" yang krusial untuk menonjol di antara ratusan pelamar dengan latar belakang serupa.

Fenomena ini bukan tanpa alasan. Perusahaan modern cenderung mencari kandidat yang tidak hanya memiliki latar belakang pendidikan relevan, tetapi juga bukti konkret atas kompetensi praktis. Ini yang seringkali tidak bisa hanya ditunjukkan melalui transkrip nilai semata. Kebutuhan akan tenaga kerja yang siap pakai dan memiliki pemahaman mendalam tentang praktik perpajakan menjadi prioritas.

Terungkap! Sertifikasi Pajak, Senjata Rahasia Fresh Graduate!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di sinilah peran sertifikasi pajak menjadi sangat vital. Bagi fresh graduate, memiliki kredensial seperti Certified Tax Technician (CTT) adalah validasi kuat bahwa mereka tidak hanya memahami teori perpajakan dari bangku kuliah, melainkan juga menguasai praktik-praktik aplikatifnya. Hal ini secara signifikan meningkatkan kepercayaan rekruter terhadap kemampuan calon karyawan, memberikan nilai plus yang membedakan mereka dari pelamar lain.

Menjawab kebutuhan tersebut, Piranha Smart Center (PSC) bersama Education Visionary Lab (EVL) menghadirkan solusi melalui "Pelatihan Brevet Pajak AB + Sertifikasi CTT dan CCP Smart Class Batch 22". Program komprehensif ini membekali peserta dengan materi esensial, mulai dari Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi dan Badan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), hingga strategi tax planning yang cerdas dan relevan dengan dinamika bisnis saat ini.

Keunikan program ini terletak pada penekanannya pada praktik langsung. Peserta tidak hanya belajar teori, namun juga diajak mengaplikasikan pengetahuan mereka menggunakan tools seperti Coretaxify, memastikan pemahaman yang mendalam dan aplikatif. Kelas diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom, dimulai pada 21 September hingga 1 Desember 2026, setiap Senin dan Selasa, pukul 18.30-20.30 WIB, dengan total 22 kali pertemuan yang intensif.

Untuk memastikan penguasaan materi, peserta akan menghadapi empat kali ujian praktik dan satu ujian teori sebelum dinyatakan lulus. Setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian, mereka akan berhak mendapatkan sertifikat Brevet AB serta gelar non-akademik Certified Tax Technician (CTT) dari Asosiasi Teknisi Perpajakan Indonesia (ATPI). Kualifikasi ganda ini tentu menjadi bekal yang sangat berharga dan relevan bagi para fresh graduate yang mengincar posisi strategis seperti staf administrasi keuangan, tax staff, atau accounting officer di berbagai perusahaan.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengasah kompetensi dan meningkatkan daya saing Anda di pasar kerja yang semakin kompetitif. Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dapat diakses melalui platform resmi penyedia program.

Related Post