Antrean BBM Mengular! Pertamina Ambil Langkah Darurat!

Author Image

Hadi Wibawa

12 September 2026, 14:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Selatan memicu respons cepat dari PT Pertamina Patra Niaga. Perusahaan ini mengumumkan penambahan pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) secara signifikan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat, terutama pada jenis BBM bersubsidi.

Kenaikan permintaan yang drastis menjadi penyebab utama fenomena antrean mengular yang belakangan ini terjadi. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa peningkatan ini diperkuat oleh perubahan pola konsumsi dan pembelian masyarakat secara serentak. "Pertamina terus meningkatkan pasokan BBM ke Terminal BBM untuk memperkuat suplai BBM ke Makassar agar ketersediaan dapat terjaga pada level yang aman," ujar Kitty dalam keterangan tertulisnya.

Antrean BBM Mengular! Pertamina Ambil Langkah Darurat!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi kondisi ini, Pertamina Patra Niaga tidak tinggal diam. Berbagai langkah strategis telah dan sedang dilakukan. Selain meningkatkan penyaluran, perusahaan juga mengoptimalkan operasional SPBU serta memperkuat jaringan distribusi. "Kami terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan penyesuaian pasokan secara cepat sesuai kebutuhan," tambah Kitty.

Data menunjukkan, kebutuhan Solar JBT (Jenis Bahan Bakar Tertentu) mengalami peningkatan sekitar 10-15% dalam periode Juni hingga Agustus. Pertamina Patra Niaga mengantisipasi lonjakan ini dengan penyesuaian penyaluran dan penguatan distribusi di setiap wilayah.

Upaya lain termasuk pengoptimalan operasional mobil tangki selama 24 jam penuh untuk mempercepat pengiriman dan pengisian stok di SPBU. Selain itu, rekonfigurasi kapasitas pelayanan dilakukan dengan penambahan nozzle Pertalite di beberapa SPBU. Khusus di Makassar, 25 SPBU dioperasikan 24 jam non-stop demi menjaga kelancaran distribusi dan mempercepat layanan kepada masyarakat.

Pemantauan intensif terhadap stok, penyaluran, dan kondisi operasional SPBU juga menjadi prioritas. Penyesuaian distribusi dilakukan secara berkala untuk memastikan ketersediaan BBM di titik-titik yang membutuhkan. "Kami terus melakukan monitoring dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga kelancaran pasokan," tutup Kitty, seraya mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan menghindari pembelian berlebihan agar pelayanan berjalan lancar dan merata.

Related Post