Mirip Banget! Adidas Gugat Brand Fashion Ini

Author Image

Hadi Wibawa

11 Oktober 2026, 11:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id — Raksasa perlengkapan olahraga dunia, Adidas, resmi melayangkan gugatan hukum terhadap merek fesyen ternama asal Australia, White Fox Boutique. Langkah hukum ini diambil setelah Adidas menemukan adanya kemiripan desain yang dianggap sangat identik dengan ciri khas tiga garis legendaris milik mereka.

Perselisihan ini bermula ketika White Fox merilis sejumlah koleksi pakaian yang menggunakan pola empat garis. Menurut pihak Adidas, penggunaan desain tersebut berpotensi besar menyesatkan konsumen dan mengaburkan identitas merek mereka yang sudah mendunia.

Mirip Banget! Adidas Gugat Brand Fashion Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Berdasarkan dokumen gugatan yang didaftarkan di Pengadilan Federal Australia pada 18 September 2026, Adidas mengklaim telah berupaya melakukan pendekatan persuasif. Sepanjang tahun 2026, Adidas dikabarkan telah berulang kali meminta White Fox untuk menghentikan penjualan produk bermotif tersebut, namun permintaan tersebut justru ditolak mentah-mentah oleh pihak White Fox.

Patrick Flynn, selaku kuasa hukum Adidas, memberikan kesaksian di pengadilan Sydney pada hari Jumat lalu. Ia menduga bahwa White Fox telah sengaja menggunakan desain empat garis tersebut selama berbulan-bulan. Flynn juga menyoroti strategi promosi White Fox yang dinilai manipulatif.

Dalam materi iklannya, para model White Fox seringkali terlihat memadukan pakaian bermotif empat garis tersebut dengan sepatu Adidas asli yang memiliki desain tiga garis. Flynn menunjukkan bukti foto kepada hakim, di mana seorang influencer mengenakan produk White Fox bersama sepatu Adidas untuk menunjukkan betapa tipisnya batas antara kedua produk tersebut, yang dapat memicu kebingungan pembeli.

"Ada niat jelas untuk memanfaatkan reputasi kami," tegas Flynn di hadapan persidangan.

Di sisi lain, tim hukum White Fox Boutique membantah keras seluruh tuduhan tersebut. Mereka berargumen bahwa penggunaan desain empat garis adalah hal yang lumrah dalam industri fast fashion. Mereka menyebut merek lain seperti Shein, Princess Polly, hingga Glassons juga menggunakan pola serupa tanpa adanya masalah hukum.

"Adidas memang memiliki reputasi besar. Bahkan slogan mereka sendiri menekankan bahwa mereka adalah merek dengan tiga garis. Fokus mereka ada pada angka tiga," ujar Ed Heerey, pengacara White Fox, saat memberikan pembelaan.

Perlu diketahui, Adidas telah memegang hak merek dagang atas desain tiga garis di Australia sejak tahun 1957. Perusahaan ini memiliki rekam jejak yang kuat dalam melindungi hak intelektualnya, termasuk saat memenangkan gugatan melawan Pacific Brands pada tahun 2013 terkait penggunaan desain empat garis pada produk sepatu.

Related Post