Lompatan Besar! CBDK Raup Rp 448 Miliar

Author Image

Hadi Wibawa

6 November 2026, 20:46 WIB

redaksibengkulu.co.id – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), pengembang properti terkemuka di Tangerang yang berafiliasi dengan Agung Sedayu Group dan Salim Group, mencatatkan performa finansial yang impresif. Hingga September 2026, perusahaan berhasil membukukan angka prapenjualan (marketing sales) mencapai Rp 448 miliar, melonjak signifikan sebesar 40% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dominasi penjualan didorong kuat oleh sektor kaveling tanah komersial yang menyumbang Rp 379 miliar atau setara dengan 85% dari total capaian. Sementara itu, sisa 15% pendapatan berasal dari lini produk residensial dan komersial lainnya di kawasan strategis PIK2.

Lompatan Besar! CBDK Raup Rp 448 Miliar
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, mengungkapkan bahwa tingginya angka ini merupakan bentuk kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis di kawasan mereka. "Permintaan pelaku usaha terhadap lahan komersial di CBD PIK2 masih sangat kuat. Ini menjadi bukti nyata bahwa konsumen percaya pada kualitas dan potensi pertumbuhan ekonomi di area tersebut," tutur Steven dalam pernyataan resminya, Jumat (6/11/2026).

Meski mencatatkan pertumbuhan positif, Steven menekankan bahwa perusahaan tetap waspada terhadap berbagai variabel ekonomi makro. Faktor-faktor seperti fluktuasi nilai tukar rupiah, laju inflasi, suku bunga, hingga situasi geopolitik global tetap menjadi perhatian utama dalam menjaga stabilitas sektor properti.

Dalam struktur penjualannya, produk seperti SOHO The Bund dan Bizpark PIK2 menjadi motor penggerak segmen komersial. Sedangkan untuk segmen hunian, kontribusi datang dari produk Rumah Milenial serta Permata Hijau Residence. Sebagai modal pengembangan jangka panjang, CBDK saat ini menguasai cadangan lahan seluas 691 hektare yang mayoritas berlokasi di jantung CBD PIK2.

Ekosistem PIK2 yang Kian Hidup

Keberhasilan ini tidak lepas dari semakin matangnya ekosistem di kawasan PIK2. Infrastruktur pendukung dari pihak ketiga terus tumbuh, terlihat dari beroperasinya gedung Bank Mandiri serta gedung BNI yang sudah aktif melayani nasabah. Selain itu, kehadiran destinasi gaya hidup seperti CBD Beachwalk semakin memperkuat denyut aktivitas ekonomi di sana.

Sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) juga menjadi magnet baru melalui Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Hingga September 2026, pusat konvensi ini telah sukses menyelenggarakan 51 ajang berskala besar, termasuk Java Jazz Festival dan Hyrox Indonesia 2026.

Menambah kemewahan kawasan, Hotel Hilton PIK2 yang merupakan hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan 271 kamar, dijadwalkan mulai beroperasi pada semester kedua 2027. Dari sisi konektivitas, akses menuju kawasan ini semakin lancar berkat beroperasinya sebagian ruas Tol KATARAJA Seksi 1 yang menghubungkan langsung wilayah Jabodetabek dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Related Post