Gebrakkan Baru! 3 Juta Rumah Siap Banjiri 5 Kota Besar!

Gebrakkan Baru! 3 Juta Rumah Siap Banjiri 5 Kota Besar!

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) secara serius menggarap program ambisius pemerintah untuk menyediakan 3 juta unit rumah bagi masyarakat Indonesia. Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan komitmen lembaganya dalam memetakan aset-aset negara di lima kota besar yang akan dialokasikan untuk pembangunan hunian vertikal. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian yang terjangkau, berkolaborasi erat dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Lima kota yang menjadi fokus utama pemetaan awal adalah Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. Tak berhenti di situ, Dony juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah memperluas cakupan pemetaan ke kota Semarang serta wilayah penyangga ibu kota seperti Bogor, Tangerang, dan Banten. "Kami sedang melakukan pemetaan detail sesuai permintaan dari Bapak Menteri PKP. Targetnya, minggu depan sudah bisa kami serahkan kepada beliau," ujar Dony saat meninjau Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng, Minggu (5/4/2026).

Gebrakkan Baru! 3 Juta Rumah Siap Banjiri 5 Kota Besar!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kunjungan Dony ke Rusun Cinta Kasih Tzu Chi, yang dikelola oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di atas lahan milik Perumnas, bukan tanpa alasan. Rusun ini dijadikan percontohan ideal model pembangunan hunian vertikal berbasis kolaborasi antara sektor negara dan swasta. "Di sini kita melihat lebih dari sekadar perumahan. Ada fasilitas pendidikan, rumah sakit, tempat ibadah, area usaha, serta fasilitas sosial dan umum yang lengkap untuk seluruh penghuni," jelas Dony.

COLLABMEDIANET

Model terintegrasi semacam inilah, lanjut Dony, yang akan diaplikasikan dalam pengembangan hunian-hunian masa depan guna memenuhi target 3 juta rumah. "Inilah contoh konkret yang akan kami jadikan panduan untuk pembangunan hunian yang terintegrasi, demi mewujudkan program pemerintah bagi masyarakat Indonesia," tambahnya.

Menteri PKP Maruarar Sirait, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Rusun Cinta Kasih Tzu Chi. Menurutnya, rusun ini merepresentasikan percontohan ideal hunian berbasis ekosistem yang komprehensif. "Saya sangat mengapresiasi Rusun Cinta Kasih Tzu Chi. Ini bukan hanya hunian, melainkan ekosistem lengkap dengan fasilitas dari TK hingga SMA/SMK, rumah sakit, taman bermain, hingga pujasera UMKM. Inilah konsep hunian yang kita butuhkan, terintegrasi dengan kehidupan dan ekonomi masyarakat," tegas Maruarar.

Sebagai informasi, Rusun Cinta Kasih Tzu Chi dibangun pada tahun 2022 di atas lahan seluas 5 hektare milik Perumnas, menawarkan 1.100 unit hunian. Menariknya, penghuni rusun ini hanya dikenakan biaya bulanan sebesar Rp 350, menjadikannya salah satu pilihan hunian terjangkau dengan fasilitas lengkap.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar