Deal Raksasa! Antam Kunci Pasokan Emas 3 Ton/Tahun!

Deal Raksasa! Antam Kunci Pasokan Emas 3 Ton/Tahun!

Redaksibengkulu.co.id – Sebuah kesepakatan monumental berhasil dicapai di sektor pertambangan emas nasional. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) secara resmi mengamankan pasokan emas murni domestik dalam jumlah signifikan melalui penandatanganan Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan dua entitas di bawah Grup Merdeka, yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Perjanjian strategis ini mengunci volume transaksi hingga 3 metrik ton emas per tahun selama dua tahun ke depan, dengan opsi penambahan volume yang sama.

Melalui GSPA ini, PT Bumi Suksesindo (anak usaha MDKA) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), anak usaha EMAS, akan berperan sebagai pemasok utama. Mereka akan menjual emas granula hasil pemurnian domestik kepada Antam, yang bertindak sebagai pembeli. Total volume yang disepakati setara dengan hampir 100.000 ounce emas setiap tahunnya, menunjukkan skala transaksi yang luar biasa dalam industri pertambangan Tanah Air.

Deal Raksasa! Antam Kunci Pasokan Emas 3 Ton/Tahun!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Albert Saputro, Presiden Direktur Merdeka Copper Gold, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang vital. "Kerja sama ini memastikan penyerapan produksi emas dari seluruh entitas di bawah Grup Merdeka dapat optimal di pasar domestik. Ini sekaligus memperkuat integrasi rantai pasok hulu-hilir industri emas nasional," jelas Albert dalam keterangan tertulisnya. Ia menambahkan, dengan basis produksi yang terus menguat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani, kebutuhan akan struktur offtake yang stabil dan terukur menjadi prioritas. "GSPA ini tidak hanya memberikan kepastian penyerapan produksi, tetapi juga mengukuhkan kontribusi kami terhadap kemajuan industri emas di Tanah Air," imbuhnya.

Senada dengan itu, Direktur Komersial ANTAM, Handi Sutanto, menyoroti aspek kedaulatan emas nasional sebagai inti dari kerja sama ini. "Perjanjian ini adalah manifestasi nyata dari kedaulatan emas nasional kita. Hasil bumi Indonesia, yang ditambang dan diolah, kini menjadi emas murni yang siap dimiliki oleh masyarakat. Ini menunjukkan kemandirian kita dalam mengelola sumber daya alam," papar Handi.

Produksi emas Grup Merdeka yang menjadi objek dalam klausul kerja sama dengan ANTAM ini berasal dari dua lokasi tambang strategis. Pertama, Tambang Emas Tujuh Bukit yang berlokasi di Banyuwangi, Jawa Timur, dioperasikan oleh PT Bumi Suksesindo, anak perusahaan MDKA. Tambang ini telah berproduksi secara konsisten sejak tahun 2017.

Kedua adalah Tambang Emas Pani, yang terletak di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Tambang ini dikelola salah satunya oleh PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) di bawah kendali PT Merdeka Gold Resources Tbk. Tambang Emas Pani merupakan operasi tambang terbaru Grup Merdeka, yang memulai aktivitas penambangan perdananya (first mining) pada awal Oktober 2025. Melalui proses heap leach, Tambang Emas Pani berhasil melakukan first gold pour atau penuangan emas perdana pada 14 Februari 2026. Tak lama berselang, pada 27 Februari 2026, batangan dore seberat 44,04 kg telah dikirimkan ke ANTAM untuk proses pemurnian perdana.

Penjualan perdana emas murni dari MDKA kepada ANTAM, berdasarkan GSPA yang baru saja disepakati, diproyeksikan dapat terealisasi sebelum akhir Maret 2026 ini, menandai babak baru dalam sinergi industri emas nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *