Fakta Kunjungan Prabowo: Italia Cuma Isu, Ini Tujuan Resminya!

Author Image

Hadi Wibawa

31 Mei 2026, 14:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, M Qodari, akhirnya angkat bicara terkait spekulasi yang beredar luas di media sosial X mengenai dugaan pembatalan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Roma, Italia. Qodari dengan tegas meluruskan bahwa sejak awal, pemerintah tidak pernah merencanakan kunjungan Presiden Prabowo ke negara tersebut.

Dalam konferensi pers persiapan operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026), Qodari menjelaskan tiga poin penting untuk meredakan kebingungan publik. "Yang pertama, sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa presiden akan ke Italia. Yang kedua, jadwal resmi memang hanya ke Prancis," ujarnya. Ia menambahkan, jika ada rencana tambahan kunjungan ke negara lain dalam perjalanan, hal itu masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan resmi hingga ada pengumuman dari pemerintah.

Fakta Kunjungan Prabowo: Italia Cuma Isu, Ini Tujuan Resminya!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Isu mengenai kunjungan Prabowo ke Italia ini memang sempat menjadi perbincangan hangat, memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet. Namun, klarifikasi dari Istana ini diharapkan dapat mengakhiri simpang siur informasi yang beredar.

Mengenai kunjungan ke Prancis, Qodari menegaskan bahwa rencana tersebut telah diumumkan jauh hari sebelumnya oleh Menteri Luar Negeri Sugiono pada 22 April 2026. "Waktu itu beliau mengatakan dalam kutipan langsung, dan juga ada rencana kunjungan kenegaraan presiden Prabowo ke Perancis dalam waktu dekat," kata Qodari. Ia juga menjelaskan bahwa kunjungan ke Prancis ini merupakan kunjungan kenegaraan balasan atas kunjungan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia pada tahun sebelumnya.

Dengan demikian, publik diharapkan memahami bahwa agenda resmi Presiden Prabowo untuk kunjungan kerja ke luar negeri saat ini hanya terfokus pada Prancis, sesuai dengan informasi yang telah disampaikan secara resmi oleh pihak pemerintah.

Related Post