Heboh! Seskab Bongkar 7 Capaian Fantastis Prabowo!

Redaksibengkulu.co.id melaporkan, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tampil ke publik untuk menepis kritikan tajam dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal terkait frekuensi kunjungan kerja luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Dengan lugas, Teddy tidak hanya membantah tudingan tersebut, tetapi juga membeberkan sederet capaian konkret hasil diplomasi intensif yang telah ditorehkan Prabowo dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik, terutama setelah Dino Patti Djalal melontarkan kritik pedas mengenai intensitas lawatan kenegaraan sang presiden di tengah kondisi rupiah yang melemah. Dino menyoroti bahwa Prabowo tercatat sebagai kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri, dengan estimasi satu dari setiap enam hari masa jabatannya dihabiskan di mancanegara. Menurut Dino, setiap kunjungan kepala negara ke luar negeri menelan biaya yang tidak sedikit, bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah, mencakup biaya rombongan, akomodasi, logistik, pengamanan, hingga uang harian delegasi.

Heboh! Seskab Bongkar 7 Capaian Fantastis Prabowo!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi hal tersebut, Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa lawatan luar negeri Presiden Prabowo jauh dari sekadar formalitas atau pamer kekuatan. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan dan dihantam berbagai krisis, kedekatan emosional antar-pemimpin dunia menjadi elemen krusial untuk mengamankan kepentingan nasional Indonesia. "Jadi, salah besar kalau hanya dibilang gagah-gagahan, seremonial. Kita harus melihat apa yang sudah dicapai dalam satu setengah tahun terakhir ini," ujar Teddy dalam unggahan video di akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Teddy kemudian merinci tujuh hasil nyata dari langkah diplomasi yang dijalankan Presiden Prabowo:

  1. Indonesia Resmi Gabung BRICS: Langkah signifikan pertama adalah keberhasilan Indonesia bergabung dengan BRICS, blok ekonomi yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Keanggotaan ini, menurut Teddy, berhasil menjamin stabilitas negara di tengah krisis global, termasuk memastikan stok dan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap aman dan tidak naik, serta ketersediaan pangan yang terjamin.

  2. Tarif 0% dengan Uni Eropa: Sebuah terobosan diplomatik yang telah diupayakan selama belasan tahun akhirnya membuahkan hasil. Pada tahun 2025 lalu, Indonesia berhasil mencapai kesepakatan tarif 0% dengan 25 negara anggota Uni Eropa, membuka peluang besar bagi ekspor produk Indonesia.

  3. Investasi Masuk Melampaui Target: Dalam kurun 1,5 tahun, total investasi yang berhasil ditarik mencapai angka fantastis Rp 2.430 triliun, berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Teddy secara khusus menyoroti kunjungan kerja ke Korea Selatan dan Jepang yang berhasil mengantongi komitmen investasi sekitar Rp 575 triliun.

  4. Penguatan Alat Pertahanan Negara: Diplomasi Prabowo juga berbuah pada penguatan sistem pertahanan Indonesia. Negara kini memiliki alat pertahanan yang kokoh, berasal dari berbagai negara produsen terkemuka seperti Prancis, Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, dan Inggris, menunjukkan diversifikasi sumber daya pertahanan.

  5. Penyelenggaraan Haji Lancar dan Inovatif: Program ibadah haji tahun 2025 dan 2026 diklaim berjalan sangat lancar, nyaris tanpa kendala berarti. Bahkan, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memiliki perkampungan haji di Arab Saudi setelah otoritas setempat mengubah undang-undangnya, sebuah pencapaian diplomatik yang patut dibanggakan.

  6. Peran Aktif di Isu Palestina: Indonesia menunjukkan peran aktif dan konkret dalam isu Palestina. Buktinya, Indonesia telah beberapa kali melakukan pengiriman logistik melalui udara (drop off logistic), sebuah upaya yang tidak semua negara bisa lakukan karena memerlukan diplomasi intensif dengan negara-negara yang wilayah udaranya dilewati. Tak hanya itu, Indonesia juga mengirimkan kapal rumah sakit ke Palestina dan memberikan beasiswa bagi sekitar 100 anak-anak Palestina untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia.

  7. Pemulangan WNI yang Diamankan Israel: Teddy juga mengungkap fakta bahwa minggu lalu, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diamankan pihak Israel di laut bebas berhasil dipulangkan ke tanah air. Melalui diplomasi, baik yang senyap maupun yang dipublikasikan Kementerian Luar Negeri selama beberapa hari, WNI tersebut berhasil kembali dengan selamat.

"Ingat, yang saya sampaikan adalah hasil konkret nyata satu setengah tahun terakhir dan semua itu adalah diplomasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo lewat berbagai macam cara, baik yang dipublikasikan maupun tidak dipublikasikan karena yang terpenting bagi kami adalah hasil konkretnya itu yang utama," pungkas Teddy, menggarisbawahi prioritas pemerintah pada hasil nyata ketimbang persepsi semata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *