Kemerdekaan RI: Rahasia Kesejahteraan Nelayan Terungkap!

Kemerdekaan RI: Rahasia Kesejahteraan Nelayan Terungkap!

Redaksibengkulu.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar upacara peringatan HUT RI ke-78 yang unik. Bukan hanya upacara biasa, 80 kapal perikanan turut serta berlayar di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Jakarta, Minggu (17/8). Aksi ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol nyata peran nelayan dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, menjelaskan upacara tersebut sebagai penegasan peran vital subsektor perikanan tangkap dalam menopang ketahanan pangan dan perekonomian nasional. Kehadiran puluhan kapal ini juga menjadi bukti sinergi dan solidaritas sektor perikanan dalam menjaga kedaulatan laut. "Laut adalah jantung sejarah dan masa depan Indonesia," tegas Latif dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/8/2025). "Keikutsertaan 80 kapal ini membuktikan komitmen nelayan dan pelaku usaha perikanan untuk menjaga semangat kemerdekaan dan kedaulatan laut demi meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan mereka."

Kemerdekaan RI: Rahasia Kesejahteraan Nelayan Terungkap!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Latif memaparkan komitmen KKP dalam mendukung enam program prioritas Presiden, selaras dengan konsep ekonomi biru. Salah satu fokusnya adalah kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota, yang bertujuan menjaga kelestarian ekosistem laut untuk generasi mendatang. "Ini langkah nyata untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi kelautan dan perikanan yang merata dan berkelanjutan," imbuhnya.

COLLABMEDIANET

Upacara ini diharapkan menjadi momentum penguatan persatuan dan penegasan identitas Indonesia sebagai negara maritim yang berdaulat. "Kami ingin masyarakat memahami bahwa laut bukan hanya sumber daya, tetapi juga representasi kebanggaan nasional," pungkas Latif. Bendera merah putih berkibar gagah di atas kapal-kapal nelayan, menjadi simbol nyata semangat kemerdekaan yang terpatri di hati para pahlawan laut Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar