Petani Cantik Tinggalkan Jakarta, Sukses Budidaya Anggur!

Petani Cantik Tinggalkan Jakarta, Sukses Budidaya Anggur!

Redaksibengkulu.co.id – Lucky Fransiska, wanita karir sukses di Jakarta, tiba-tiba meninggalkan hiruk pikuk ibukota dan memilih hidup tenang di tengah kebun anggur Bogor. Keputusan berani ini membawanya pada petualangan baru sebagai petani.

Di sebuah lahan di Desa Pabuaran, Kemang, Bogor, sekitar 6 km dari jalan raya Parung, terletak greenhouse tempat Lucky merawat tanaman anggurnya. Suasana tenang dan damai menyelimuti area tersebut, hanya suara angin yang menemani rimbunnya dedaunan. Pohon-pohon anggur yang mulai berbuah menghiasi greenhouse seluas 145 m².

Petani Cantik Tinggalkan Jakarta, Sukses Budidaya Anggur!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dengan telaten, Lucky merawat tanamannya, memangkas dahan yang terlalu panjang, dan mengatur jumlah buah agar nutrisi terdistribusi merata. "Perawatannya relatif mudah, dan bisa berbuah terus selama puluhan tahun," ujarnya.

COLLABMEDIANET

Sebelum menekuni pertanian, Lucky bekerja di perusahaan media di Palmerah selama lebih dari satu dekade. Namun, ia memilih untuk beralih profesi setelah melalui masa penyesuaian diri selama 2-3 bulan. "Saya bukan dari keluarga petani, tapi pertanian adalah bisnis masa depan, bersama energi dan teknologi," jelasnya.

Modal awal sebesar Rp 120 juta ia gunakan untuk menyewa lahan, membangun greenhouse, membeli bibit, dan peralatan pendukung lainnya. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah cuaca, terutama curah hujan tinggi yang dapat menghambat proses fotosintesis. Ke depannya, ia berencana mengembangkan budidaya melon hidroponik.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 mencatat jumlah petani di Indonesia sekitar 28,19 juta jiwa, mayoritas berusia 40-45 tahun. Angka ini menurun 7,42% dari tahun 2013. Meskipun profesi petani sering dipandang sebelah mata, bagi Lucky, pertanian adalah bisnis yang menyenangkan dan menantang. Kisah suksesnya membuktikan bahwa keberanian dan kesabaran mampu mengubah mimpi menjadi kenyataan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar