Purbaya: Ekonomi 6% Kunci RI Makmur Lebih Cepat!

Author Image

Hadi Wibawa

14 September 2026, 11:46 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia sangat bergantung pada kembalinya laju pertumbuhan ekonomi ke angka 6%. Pernyataan krusial ini disampaikan Purbaya saat menjawab pertanyaan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai strategi pemerintah dalam memacu kesejahteraan rakyat, dalam rapat kerja gabungan Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Purbaya memaparkan, Indonesia pernah menikmati era pertumbuhan ekonomi yang kuat, mencapai 6% di bawah kepemimpinan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pada periode tersebut, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita masyarakat melonjak signifikan, bahkan hingga hampir tiga kali lipat. "Jika kita melihat jejak langkah Pak SBY dengan pertumbuhan 6%, PDB per kapitanya meningkat hampir tiga kali lipat," ungkap Purbaya, menyoroti dampak positif dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Purbaya: Ekonomi 6% Kunci RI Makmur Lebih Cepat!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, dalam periode kepemimpinan berikutnya, tren pertumbuhan ekonomi nasional cenderung melambat, bergerak di kisaran 5%. Oleh karena itu, pemerintah saat ini berfokus penuh untuk mengembalikan momentum pertumbuhan ekonomi ke target 6% atau lebih. "Sekarang kita berupaya keras mendorongnya ke arah 6%, setelah sebelumnya prospeknya berada di angka 5% atau di bawahnya. Dengan pertumbuhan 6% atau lebih, kita bisa berasumsi bahwa dalam beberapa tahun ke depan, PDB per kapita kita akan mengalami peningkatan yang sangat signifikan," jelasnya lebih lanjut.

Purbaya menambahkan, capaian pertumbuhan 6% ini bukan sekadar angka, melainkan motor penggerak utama yang mampu mempercepat peningkatan taraf hidup dan kemakmuran rakyat. Ia juga mengungkapkan bahwa inilah alasan fundamental di balik target pertumbuhan ekonomi yang ambisius yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. "Jadi, di titik itulah kesejahteraan akan terwujud lebih cepat, karena sebelumnya pertumbuhan kita agak melambat. Inilah mengapa Pak Prabowo memandang penting untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih pesat, agar masyarakat kita dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi," pungkas Purbaya.

Related Post