Redaksibengkulu.co.id melaporkan, Anugerah Ekonomi Hijau 2025 kembali digelar hari ini, Kamis (14/8/2025), untuk kedua kalinya setelah sukses besar tahun lalu. Acara bergengsi ini merupakan bentuk apresiasi dari Redaksibengkulu.co.id kepada perusahaan, lembaga, dan organisasi yang berkomitmen tinggi terhadap prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG).
Pemimpin Redaksi Redaksibengkulu.co.id, Alfito Deannova Gintings, menjelaskan bahwa Anugerah Ekonomi Hijau menjadi wadah untuk memberikan penghargaan kepada entitas yang peduli terhadap pembangunan berkelanjutan. "Acara ini adalah apresiasi kami, Redaksibengkulu.co.id, atas inisiatif dan program yang dijalankan oleh korporasi, lembaga, dan organisasi yang berkomitmen terhadap visi pembangunan berkelanjutan, yang berfokus pada kepedulian lingkungan, dampak sosial, dan implementasi tata kelola yang baik," ujar Alfito di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan.
Potensi ekonomi hijau di Indonesia sangat besar. Studi dari CELIOS & Greenpeace Indonesia memperkirakan transisi ke ekonomi hijau berpotensi meningkatkan output ekonomi nasional hingga Rp 4.376 triliun. Lebih lanjut, PDB diperkirakan akan bertambah Rp 2.943 triliun dalam 10 tahun mendatang, serta berdampak positif terhadap lapangan kerja dan pendapatan.

Related Post
Jangan lewatkan siaran langsung Anugerah Ekonomi Hijau hanya di Redaksibengkulu.co.id! Saksikan kesuksesan dan inovasi para penerima penghargaan yang telah berkontribusi signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.









Tinggalkan komentar