Siap-siap! Pesawat Raksasa Dunia Mendarat di Soetta!

Author Image

Hadi Wibawa

31 Juli 2026, 14:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Sebuah tonggak sejarah baru akan terukir di langit Indonesia. Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bersiap menyambut kedatangan pesawat komersial terbesar di dunia, Airbus A380-800 milik maskapai Emirates, yang akan melayani rute penerbangan Dubai (DXB) menuju Jakarta (CGK). Pesawat berjuluk ‘super jumbo’ ini dijadwalkan mendarat perdana pada 8 Agustus 2026 pukul 22.25 WIB, menandai era baru konektivitas udara di tanah air.

Pesawat ikonik ini tidak hanya akan membawa penumpang dari Dubai, namun juga akan kembali terbang ke kota asalnya pada 9 Agustus 2026 pukul 00.45 WIB. Menurut General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, kehadiran Airbus A380-800 merupakan momentum krusial yang akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta penerbangan global. Ini sekaligus menjadi bukti nyata kesiapan Soetta dalam mengakomodasi pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code F, yang merupakan standar tertinggi untuk pesawat berbadan lebar.

Siap-siap! Pesawat Raksasa Dunia Mendarat di Soetta!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Heru menjelaskan, berbagai persiapan matang telah dikoordinasikan secara intensif dengan regulator, pihak maskapai, serta seluruh pemangku kepentingan penerbangan. Tujuannya adalah untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan keselamatan operasional pesawat raksasa ini. "Ini adalah manifestasi kepercayaan maskapai internasional terhadap standar infrastruktur dan kualitas layanan yang kami miliki di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," tegas Heru dalam pernyataan resminya, Jumat (31/7/2026).

Sebagai informasi, Airbus A380-800 dikenal sebagai pesawat penumpang terbesar di dunia. Dengan ciri khas konfigurasi dua dek penuh (full double deck), pesawat ini memiliki bentang sayap mencapai 79,75 meter dan panjang bodi 72,7 meter. Kapasitas angkutnya pun fantastis, mampu menampung lebih dari 600 penumpang, disesuaikan dengan tata letak kabin masing-masing maskapai.

Di sisi lain, Soetta, sebagai bandara tersibuk dan gerbang utama Indonesia, telah mempersiapkan infrastruktur kelas dunia. Bandara ini dilengkapi dengan tiga landasan pacu (runway) yang vital untuk menunjang operasional penerbangan. Dua di antaranya, dengan dimensi 3.660 meter x 60 meter dan 3.600 meter x 60 meter, telah memenuhi kriteria ketat untuk melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code F.

Heru menambahkan, "Infrastruktur pendukung seperti jaringan parallel taxiway, apron yang luas, serta berbagai fasilitas terminal modern juga telah kami siapkan secara khusus untuk mendukung operasional pesawat berbadan lebar, termasuk sang Airbus A380-800." Untuk pendaratan perdananya, pesawat super jumbo Emirates ini akan dilayani di Contact Stand G26 Terminal 3, sebuah fasilitas yang dirancang khusus untuk mengakomodasi pesawat kategori Code F.

Tidak hanya itu, kesiapan operasional juga diperkuat dengan penyediaan Ground Support Equipment (GSE) khusus. Peralatan vital seperti aircraft towing tractor yang dirancang spesifik untuk Airbus A380-800, high lift loader, belt conveyor loader, serta container dollies dan pallet dollies telah tersedia. Ini memastikan seluruh proses pelayanan pesawat dapat berlangsung secara efisien dan optimal.

Heru Karyadi menutup pernyataannya dengan optimisme, menegaskan bahwa kehadiran Airbus A380-800 bukan sekadar pencapaian operasional semata bagi Soetta. Lebih dari itu, diharapkan akan semakin mempererat konektivitas Indonesia dengan berbagai tujuan internasional, sekaligus menjadi katalisator bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan ekonomi nasional. "Ini adalah langkah strategis yang menegaskan posisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai gerbang utama Indonesia, yang kini semakin siap melayani penerbangan dengan standar global tertinggi," pungkas Heru.

Related Post