SOLUSI JITU! Danantara Tawarkan Tukar Unit LRT City!

Author Image

Hadi Wibawa

31 Agustus 2026, 14:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Badan Pengelola Investasi Data Anagata Nusantara (Danantara) kini membuka babak baru dalam upaya penyelamatan ribuan konsumen proyek LRT City yang selama ini terbengkalai. Sebuah opsi menarik, yakni penawaran tukar unit, digulirkan sebagai solusi konkret untuk menuntaskan permasalahan kompleks proyek hunian yang dikembangkan oleh anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk tersebut.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan komitmen lembaganya untuk berkolaborasi erat dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Kolaborasi ini bertujuan tunggal: mempercepat penuntasan proyek hunian yang telah lama dinanti. "Saya sedang menyiapkan rencana kerja mereka karena mereka kan itu Tbk ya. Jadi, setiap keputusan harus ada keputusan RUPS mereka," ungkap Dony saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).

SOLUSI JITU! Danantara Tawarkan Tukar Unit LRT City!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dony menjelaskan, berbagai skema penyelesaian sedang dikaji secara mendalam. Pilihan yang dipertimbangkan meliputi bentuk ekuitas otomatis, potensi dilusi pemegang saham, atau skema pinjaman pemegang saham (shareholder loan). Danantara menargetkan proses ini dapat rampung pada bulan ini, dengan alokasi dana segar sebesar Rp 456 miliar yang siap digelontorkan. "Tapi itu akan segera dibereskan, dalam bulan ini sudah akan kita masukkan ke Adhi Karya untuk supaya bisa berjalan ya, proses untuk rumah masyarakat," bebernya.

Dana fantastis tersebut disiapkan untuk mengatasi kerugian yang dialami lebih dari 2.000 konsumen. Banyak di antara mereka telah mengorbankan tabungan hidup, bahkan ada yang membeli unit di LRT City sebagai rumah pertama, sebuah impian yang kini terancam oleh proyek mangkrak yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).

Lebih lanjut, Dony mengungkapkan bahwa pertemuan krusial dengan pihak Adhi Karya dijadwalkan pada pekan ini. Diskusi mendalam akan fokus pada penentuan skema penyelesaian paling efisien, termasuk kemungkinan pemindahan unit bagi konsumen. "Jadi, kita akan pilih mana yang paling cepat. Tentu nanti akan ada, apakah pemindahan unit dan lain sebagainya. Ini nanti akan kita ketemu dengan Adhi Karya lebih detail lagi minggu ini," tambah Dony. Ia menggarisbawahi urgensi penyelesaian masalah ini, "Pada intinya, kita ingin bahwa ini tidak boleh terjadi ya."

Sebelumnya, Dony Oskaria juga telah menyatakan kesiapan Danantara untuk turun tangan langsung. Seperti yang dilansir Antara pada Kamis (27/8/2026), Dony menegaskan, "Saya sudah ketemu dengan mereka (developer LRT City), kita akan selesaikan kurang lebih untuk menyelesaikan 2.000 sekian saudara-saudara kita yang sudah membayar itu. Saya membutuhkan penyelesaian itu Rp 456 miliar, itu akan kita lakukan, jelas ya." Pernyataan ini menjadi angin segar bagi para konsumen yang telah lama menanti kepastian.

Related Post