Terungkap! Strategi Pertamina Amankan Kapal di Konflik!

Terungkap! Strategi Pertamina Amankan Kapal di Konflik!

Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – PT Pertamina International Shipping (PIS) mengumumkan perkembangan terkini mengenai operasional armadanya di kawasan Timur Tengah yang tengah bergejolak. Dari empat unit kapal tanker yang sebelumnya beroperasi di wilayah tersebut, dua di antaranya kini telah berhasil menjauh dari zona konflik, sementara dua lainnya masih berada dalam posisi siaga di Teluk Arab.

Vega Pita, Pjs Corporate Secretary PIS, menjelaskan bahwa kapal PIS Rinjani dan PIS Paragon adalah dua unit yang telah sukses meninggalkan area rawan. Kedua kapal ini dilaporkan tidak melalui Selat Hormuz dalam perjalanannya. Di sisi lain, dua kapal raksasa lainnya, VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih tertahan di Teluk Arab, menanti kondisi yang memungkinkan untuk melintasi Selat Hormuz dengan aman.

Terungkap! Strategi Pertamina Amankan Kapal di Konflik!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meskipun demikian, Vega menegaskan bahwa kondisi kedua kapal yang masih berada di Teluk Arab, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, beserta seluruh kru dan muatannya, dipastikan dalam keadaan aman. Mereka secara aktif memantau perkembangan situasi keamanan di perairan tersebut sebelum melanjutkan perjalanan.

VLCC Pertamina Pride sendiri memiliki misi vital mengangkut pasokan minyak mentah jenis light crude oil yang krusial untuk memenuhi kebutuhan energi domestik Indonesia. Sementara itu, kapal Gamsunoro beroperasi melayani pengiriman kargo untuk pihak ketiga.

PIS memastikan bahwa insiden ini tidak mengganggu stabilitas rantai pasok dan distribusi energi secara keseluruhan. Dengan dukungan setidaknya 345 armada kapal lain di bawah pengelolaan entitas Pertamina Group, baik di perairan internasional maupun domestik, pasokan energi tetap terjaga solid. Pertamina Group juga terus berkoordinasi erat dengan pemerintah, menerapkan strategi Regular, Alternative, and Emergency (RAE) untuk menjamin efektivitas dan keamanan metode rantai pasok demi pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Vega menambahkan, PIS secara konsisten melakukan pemantauan intensif selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, secara real-time terhadap lokasi seluruh armada, kru, dan pekerja. Koordinasi yang kuat juga terjalin dengan otoritas maritim serta pihak berwenang setempat untuk menjamin keselamatan optimal bagi seluruh awak kapal dan muatan berharga yang diangkut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *