Redaksibengkulu.co.id – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Nixon LP Napitupulu, mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Victoria Syariah (BVIS). Keputusan penting telah diambil: Bank Victoria Syariah resmi berganti nama menjadi Bank Syariah Nasional (BSN)! Perubahan ini merupakan kelanjutan dari proses spin off BTN Syariah yang kini menjadi Bank Umum Syariah dengan memanfaatkan BVIS sebagai perusahaan cangkang. Setelah melalui proses perizinan dari regulator, nama BSN akan resmi digunakan.
"Hasil RUPSLB memutuskan dua hal utama," jelas Nixon saat ditemui di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2025). "Pertama, perubahan nama dari Bank Victoria Syariah menjadi Bank Syariah Nasional. Kedua, revisi anggaran dasar. Anggaran dasar BVIS perlu disesuaikan karena BSN nantinya akan menjadi milik negara, bukan milik pribadi," tambahnya. Nixon menekankan pentingnya penyesuaian anggaran dasar agar sesuai dengan status BSN sebagai bank milik negara.
Direksi dan komisaris BSN pun telah ditetapkan. Alex Sofjan Noor, sebelumnya Project Director Tim Strategi Pengembangan Syariah BTN, ditunjuk sebagai Direktur Utama. Posisi Komisaris Utama diisi oleh Bahrullah Akbar, mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. "Direksi dan komisaris sudah ditetapkan. Pak Alex Sofjan Noor sebagai Dirut, dan Pak Bahrullah Akbar sebagai Komut," ungkap Nixon.

Related Post
Nixon juga mengkonfirmasi bahwa nama BSN telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto. Pihak Danantara Indonesia telah menyampaikan rencana perubahan nama ini kepada Presiden. "Harapan kita, BSN akan menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia," tutup Nixon.









Tinggalkan komentar