Pajak Mengintai! Pedagang Tanah Abang Panen Omzet di Live Shopping!
Redaksibengkulu.co.id, Jakarta – Dinamika perdagangan di Pasar Tanah Abang, pusat grosir terbesar di Asia Tenggara, kini semakin bergeser ke ranah digital. Para pedagang di sana menunjukkan peningkatan signifikan dalam memanfaatkan fitur siaran langsung atau ‘live shopping’ melalui berbagai platform digital. Fenomena ini menguat seiring dengan semakin dekatnya implementasi kebijakan pemungutan pajak e-commerce yang akan berlaku mulai 1 Agustus 2026.

Strategi ‘live shopping’ ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan telah menjelma menjadi tulang punggung baru bagi kelangsungan bisnis para pedagang di Tanah Abang. Dari dalam kios-kios mereka yang padat, para pedagang kini secara aktif menyiarkan produk dagangan mereka, mulai dari tekstil hingga pakaian jadi, langsung ke hadapan ribuan calon pembeli. Metode ini terbukti efektif dalam mendobrak batasan geografis, memungkinkan produk-produk khas Tanah Abang menjangkau konsumen dari pelosok negeri bahkan hingga mancanegara, sekaligus menjadi penopang utama pendapatan mereka.
Also Read
Pemerintah sendiri, melalui kebijakan pajak e-commerce yang akan diimplementasikan pada awal Agustus 2026, berupaya menciptakan ekosistem perdagangan digital yang lebih transparan dan berkeadilan. Kebijakan ini diharapkan tidak memberatkan, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun, yang tetap akan menikmati fasilitas bebas Pajak Penghasilan (PPh) sesuai regulasi yang berlaku. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung pertumbuhan UMKM sembari menata lanskap digital.
Bagi para pedagang Tanah Abang, adopsi platform digital dan ‘live shopping’ bukan hanya sekadar mengikuti arus, melainkan sebuah adaptasi strategis yang membuka gerbang pasar jauh lebih luas. Ini adalah bukti nyata bagaimana inovasi digital dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi sektor ritel tradisional. Dengan kemampuan menarik minat konsumen secara interaktif dan meningkatkan volume transaksi secara signifikan, platform digital kini tak terpisahkan dari strategi pengembangan usaha mereka.




