Redaksibengkulu.co.id – Jakarta kini selangkah lebih maju dalam mewujudkan sistem transportasi terintegrasi. Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta secara resmi telah menuntaskan fase 1B-nya, menghubungkan Kelapa Gading hingga Stasiun Manggarai. Perluasan rute ini diproyeksikan akan secara signifikan meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga ibu kota, membuka akses yang lebih luas ke berbagai penjuru Jakarta.
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, yang membentang dari Velodrome hingga Manggarai, merupakan hasil kolaborasi strategis antara PT Nindya Karya (Persero) dan Waskita Karya dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO). Kedua BUMN konstruksi ini bertindak sebagai kontraktor pelaksana utama proyek infrastruktur vital tersebut, memastikan standar kualitas dan keamanan terpenuhi.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksibengkulu.co.id pada Sabtu (19/9/2026), Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, menegaskan komitmen pihaknya dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan diselesaikan sesuai standar mutu dan keselamatan yang ketat. Menurutnya, penyelesaian proyek ini bukan hanya pencapaian teknis, melainkan juga kontribusi nyata perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern.
Also Read
Dengan rampungnya operasional LRT Jakarta Fase 1B hingga Manggarai, masyarakat kini memiliki alternatif transportasi publik yang semakin terintegrasi dan efisien. Rute baru ini diharapkan dapat memecah kepadatan lalu lintas dan mendorong lebih banyak warga beralih ke angkutan massal, menciptakan lingkungan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sementara itu, dalam momen peresmian yang menandai babak baru transportasi Jakarta, Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Kepala Negara mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berdedikasi dalam mewujudkan proyek strategis ini hingga tuntas, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui infrastruktur yang memadai. Ekspansi LRT Jakarta ini tidak hanya memperpendek waktu tempuh, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pengembangan sistem transportasi perkotaan yang modern dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global.



