TERUNGKAP! Prabowo Janjikan Ribuan Kampung Nelayan Ber-Bandara!

Author Image

Hadi Wibawa

18 September 2026, 23:25 WIB

Redaksibengkulu.co.id – Presiden Prabowo Subianto kembali mengukuhkan komitmennya terhadap sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Dalam sebuah pernyataan ambisius, Prabowo menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang modern dan terintegrasi akan rampung pada akhir tahun 2029, sebuah inisiatif yang digadang-gadang sebagai wujud perhatian serius pemerintah terhadap kesejahteraan para nelayan.

Program pembangunan KNMP ini akan dilaksanakan secara bertahap. Untuk tahun 2026, ditargetkan sebanyak 1.300 kampung nelayan akan diselesaikan. Kemudian, pada dua tahun berikutnya, yakni 2027 dan 2028, masing-masing 2.000 KNMP baru akan berdiri. "Para nelayan kita yang nggak pernah diperhatikan selama sekian puluh tahun, kita tahun ini akan menyelesaikan 1.300 kampung nelayan. Tahun depan sasaran kita 2.000 kampung nelayan. Tahun 2028, 2.000 lagi," tegas Prabowo dalam sambutannya di perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional, seperti dikutip dari YouTube PAN TV, Jumat (18/9/2026).

TERUNGKAP! Prabowo Janjikan Ribuan Kampung Nelayan Ber-Bandara!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tak hanya sekadar permukiman, setiap KNMP dirancang sebagai pusat ekonomi maritim yang lengkap. Fasilitas vital seperti balai lelang ikan, akses dermaga yang memadai untuk kapal, cold storage berkapasitas besar, bengkel kapal, pabrik es, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) akan tersedia. Namun, yang paling menarik perhatian adalah gagasan Prabowo untuk membangun fasilitas yang tak lazim di kampung nelayan: lapangan terbang.

"Kalau perlu kita akan bikin lapangan terbang dekat kampung-kampung nelayan itu supaya ikan yang bernilai, masih segar bisa diangkut dengan pesawat menuju pasar-pasar dunia," jelasnya, menunjukkan visi jangka panjang untuk meningkatkan nilai jual produk perikanan Indonesia di kancah internasional.

Untuk mendukung operasional dan produktivitas para nelayan, pemerintah juga telah memesan setidaknya 1.500 unit kapal nelayan dengan kapasitas di atas 100 Gross Ton (GT). Kapal-kapal berukuran besar ini nantinya akan didistribusikan ke berbagai kampung nelayan untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan skala besar. Tak hanya itu, pengadaan kapal-kapal berukuran lebih kecil juga akan segera dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nelayan lokal di setiap KNMP. Langkah ini diharapkan mampu merevolusi kehidupan nelayan, dari sekadar pencari nafkah menjadi bagian integral dari rantai pasok global.

Related Post