Redaksibengkulu.co.id – Menjelang tahun ajaran baru, industri rumahan pembuatan tas di Serang, Banten, mengalami peningkatan produksi yang signifikan. Data yang dihimpun menunjukkan peningkatan produksi hingga dua kali lipat untuk memenuhi permintaan pasar Jabodetabek. Para pengrajin dilaporkan kewalahan memenuhi order yang membludak.
Salah satu industri rumahan di Desa Kadugenep, Kabupaten Serang, misalnya, kini memproduksi 400 tas per hari. Angka ini merupakan dua kali lipat dari produksi harian normal. Para pekerja tampak sibuk mengukur, memotong, dan menjahit bahan baku menjadi tas-tas siap pakai. Setiap tas dijual dengan harga Rp70.000 dan dipasarkan ke Jakarta, Tangerang, dan Depok.
Lonjakan permintaan ini menunjukkan geliat ekonomi kreatif di tingkat akar rumput. Industri rumahan ini tak hanya menyerap tenaga kerja lokal, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian daerah. Fenomena ini menjadi bukti nyata potensi besar industri kecil menengah (IKM) dalam memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang, khususnya menjelang momen-momen tertentu seperti tahun ajaran baru. Keberhasilan industri tas rumahan ini diharapkan dapat menginspirasi sektor IKM lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya.

Related Post









Tinggalkan komentar